Ketika Ekspektasi Guru Ikut Menentukan Hasil Belajar

Seorang guru yang meyakini bahwa siswanya mampu akan memperlakukan siswa itu berbeda dari guru yang sudah menyimpulkan sebaliknya. slot gacor Perbedaan perlakuan itu sering tidak disengaja dan bahkan tidak disadari, tapi konsisten cukup lama untuk membentuk hasil yang berbeda. Fenomena ini menjadi salah satu topik yang paling banyak diperdebatkan dalam psikologi pendidikan.

Eksperimen yang Memulai Perdebatan

Pada akhir tahun enam puluhan, sebuah eksperimen memberi tes kepada siswa sekolah dasar lalu memberi tahu guru bahwa sebagian siswa diprediksi akan mengalami lonjakan kemampuan dalam setahun ke depan. Sebenarnya nama-nama itu dipilih secara acak.

Pada pengukuran ulang setahun kemudian, kelompok yang namanya disebut menunjukkan peningkatan lebih besar dibanding kelompok lain, terutama di kelas-kelas awal. Karena satu-satunya yang berbeda adalah keyakinan guru, kesimpulannya adalah keyakinan itulah yang menghasilkan perbedaan.

Studi ini kemudian banyak dikritik dari sisi metodologi, dan upaya pengulangan menghasilkan efek yang lebih kecil daripada temuan awal. Meski begitu, keberadaan efeknya sendiri cukup banyak didukung penelitian berikutnya, hanya besarannya lebih moderat.

Lewat Jalur Apa Ekspektasi Bekerja

Bagian yang lebih berguna dari sekadar mengetahui efeknya ada adalah memahami mekanismenya.

Yang pertama adalah waktu tunggu. Guru cenderung memberi jeda lebih panjang untuk berpikir kepada siswa yang diyakini mampu, dan lebih cepat berpindah ke siswa lain ketika yang diyakini kurang mampu tidak segera menjawab.

Yang kedua adalah jenis pertanyaan. Siswa dengan ekspektasi tinggi lebih sering menerima pertanyaan yang menuntut penalaran, sementara yang lain menerima pertanyaan ingatan sederhana.

Yang ketiga adalah bentuk umpan balik. Kepada siswa yang diyakini mampu, guru memberi koreksi spesifik dan menantang. Kepada yang lain, respons cenderung berupa pujian umum atau justru diabaikan agar tidak mempermalukan.

Yang keempat adalah kesempatan yang ditawarkan, mulai dari penunjukan sebagai perwakilan lomba sampai penempatan dalam kelompok kerja.

Sumber Terbentuknya Ekspektasi

Ekspektasi jarang terbentuk dari penilaian kemampuan murni. Ia bisa terbentuk dari catatan tahun sebelumnya, dari nama keluarga yang dikenal, dari cara berpakaian, dari cara berbicara, atau dari reputasi kakak kandung yang pernah diajar guru yang sama.

Faktor-faktor ini tidak berkaitan dengan potensi belajar, tapi cukup untuk memicu perbedaan perlakuan yang kemudian menghasilkan perbedaan nyata.

Efek pada Siswa

Siswa cukup peka membaca sinyal ekspektasi bahkan ketika tidak diucapkan. Anak yang jarang ditanya pertanyaan sulit menyimpulkan bahwa dia tidak dianggap mampu menjawabnya. Kesimpulan itu memengaruhi seberapa besar usaha yang dia keluarkan, yang kemudian mengonfirmasi penilaian awal guru.

Menariknya, pujian yang terlalu mudah diberikan juga bisa menyampaikan ekspektasi rendah. Dipuji berlebihan atas tugas yang sederhana bisa dibaca sebagai tanda bahwa standar untuk dirinya memang rendah.

Yang Bisa Dilakukan

Menyuruh guru sekadar berpikir positif tidak cukup, karena mekanismenya berjalan lewat perilaku spesifik. Yang lebih berguna adalah memeriksa perilaku itu, misalnya memperhatikan siapa saja yang dipanggil selama satu jam pelajaran, atau memastikan waktu tunggu yang diberikan relatif seragam.

Menghindari membaca catatan penilaian siswa sebelum mengenal mereka sendiri di awal tahun juga kadang disarankan, meski ada perdebatan karena informasi tersebut kadang penting untuk siswa dengan kebutuhan khusus.

Penutup

Ekspektasi guru bukan sihir yang mengubah kemampuan siswa secara langsung. Pengaruhnya bekerja lewat rangkaian perlakuan kecil yang terakumulasi selama ratusan jam interaksi. Justru karena mekanismenya konkret, ia bisa diperiksa dan diperbaiki. Kesadaran bahwa penilaian awal terhadap seorang siswa bisa ikut menciptakan kenyataan yang dinilai adalah salah satu bentuk kehati-hatian yang bernilai dalam profesi mengajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>